Mahasiswa Institut Teknologi Sumatera (ITERA) melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Tiyuh Way Sido selama satu bulan, terhitung mulai 8 Januari hingga 6 Februari. Kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat melalui penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi guna membantu meningkatkan potensi serta kualitas kehidupan masyarakat desa.
Program KKN ini dilaksanakan oleh delapan mahasiswa, yaitu:
1. Timotius Dimas Tio Putra
2. Romualdo Sinaga
3. Ilham Andijaya
4. Felia Dwi Lianti
5. Imelda Kusuma Wardani
6. Leny Puspita Ningrum
7. Amilia Fatimah Nuraini
8. Septina Mariana Siregar
Selama masa pengabdian, mahasiswa melaksanakan beberapa program kerja utama yang terdiri dari :
1. Pembuatan Peta Administrasi Desa
Salah satu program unggulan adalah pembuatan peta administrasi Tiyuh Way Sido. Program ini bertujuan untuk membantu pemerintah tiyuh dalam memiliki data visual wilayah yang jelas dan terstruktur.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa melakukan:
Pengumpulan data wilayah dan batas administrasi
Survei lapangan dan pemetaan
Penyusunan peta administrasi yang informatif
Peta yang dihasilkan diharapkan dapat mendukung perencanaan pembangunan, pendataan wilayah, serta memudahkan pelayanan administrasi desa.
2. Program TOGA (Tanaman Obat Keluarga)
Mahasiswa juga melaksanakan program Tanaman Obat Keluarga (TOGA) sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pemanfaatan tanaman herbal.
Kegiatan yang dilakukan meliputi:
Sosialisasi manfaat tanaman obat tradisional
Penanaman berbagai jenis tanaman herbal
Edukasi cara perawatan dan pemanfaatan tanaman
Program ini diharapkan dapat membantu masyarakat memanfaatkan pekarangan rumah sebagai sumber obat alami yang mudah dijangkau.
3. Pembuatan Briket dari Limbah Kulit Singkong, Batok Kelapa, & Sekam Padi
Program inovatif lainnya adalah pembuatan briket dari limbah kulit singkong, Batok Kelapa & Sekam padi. Program ini bertujuan untuk:
Mengurangi limbah organik
Menciptakan energi alternatif ramah lingkungan
Membuka peluang usaha baru bagi masyarakat
Mahasiswa memberikan pelatihan pembuatan briket mulai dari proses pengolahan limbah, pencetakan, hingga pemanfaatannya sebagai bahan bakar alternatif. Antusiasme masyarakat terlihat dari partisipasi aktif dalam kegiatan pelatihan ini.
Partisipasi dan Dukungan Masyarakat
Seluruh rangkaian kegiatan KKN mendapat dukungan penuh dari pemerintah tiyuh dan masyarakat Way Sido. Kolaborasi yang baik antara mahasiswa dan warga menjadi faktor penting keberhasilan pelaksanaan program kerja.
Penutup
Kegiatan KKN ITERA di Tiyuh Way Sido memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa sekaligus manfaat nyata bagi masyarakat. Diharapkan program-program yang telah dilaksanakan dapat terus dikembangkan dan memberikan dampak berkelanjutan bagi kemajuan Tiyuh Way Sido.